Dengan beberapa tipu muslihat B, uang A tercurah kepadanya. Hal itu makin celaka lagi, kalau makanan itu tidak bersetuju dengan perut suami. Pipinya seperti pauh dilayang, bibirnya limau seulas, mulutnya delima merekah, yang tersedia untuk memperlihatkan senyum-senyum simpul, sehingga kelihatan lesung-lesung pipit, yang seolah-olah menambah kemolekannya jua." Midun mengambil kain, lalu menyelimuti betis Halimah yang terbuka itu perlahan-lahan. Pikiran Midun berubah-ubah, sebentar begini, sebentar begitu. Kadang-kadang melihat muka gadis itu terkenang ia akan adiknya Juriah. Halimah dipandang- nya sebagai adik kandungnya sendiri. Sebentar lagi sesat, dan berharap kalau Halimah jadi istrinya, amat beruntung hidupnya di dunia ini. Perkataan Halimah "pipit sama pipit" dan "maksud sampai" itu tak hendak hilang dalam pikiran Midun. Tidak lama timbul pula pikiran lain, lalu ia berkata pula dalam hatinya, "Penanggungan saya belum lagi sepersepuluh penanggungan ibu Halimah. Lebih bertambah sedih lagi, karena ibu Adik mengetahui, bahwa perceraian ibu dan ayah tidak kasih sayang lagi kepada Adik, ialah disebabkan perbuatan orang.
Berapa banyak kecelakaan yang tidak akan terjadi, atau akan dikurangi seminimal mungkin, jika pria dan wanita telah diajarkan pengetahuan yang bermanfaat itu. Dimintanya kepada Tuanku Laras, supaya perkara itu dibawa ke Bukittinggi, baik pihak anak, baik pun kemenakan sama-sama memakai pokrol. Setiap pemilik kendaraan bermotor, baik individu maupun lembaga, membutuhkan asuransi untuk kendaraan bermotor karena biaya perbaikan akibat kerusakan atau kehilangan kendaraan memakan jumlah yang tidak sedikit. Jika orang lain berhal demikian itu, boleh jadi menimbulkan pikiran yang kurang baik di dalam hatinya. Pada suatu hari suami Fatimah itu memanggil istrinya," ujar Midun. "Setelah istrinya datang, maka Saidina 'Ali, demikianlah nama suaminya itu, meminta izin akan beristri. Akhirnya si suami itu seperti sirih kerkap tumbuh di batu, mati enggan hidup tak mau, merana. Kita sudah mendengar janji-janjinya akan rezeki berjuta-juta yang tidak diangkuti ke negeri lain, akan peri kehidupan rakyat yang karena itu, senang dan selamat, akan keadaan sosial yang sesuai dan memenuhi kebutuhannya, akan susunan hidup politik yang secara kerakyatan longgar, akan kemajuan seni, ilmu kebudayaan yang tak teralang-alang.
Marhaen dus, untuk mengulangi lagi, harus berjoang zonder damai sampai keakar-akarnya kesengitan antitese, berjoang zonder damai menjebol akar-akarnya stelsel kapitalisme-imperialisme, berjoang zonder damai menanam akar-akarnya pergaulan hidup yang baru, - berjoang zonder damai dengan bersemangat r a d i k a l i s m e dan sepak-terjang radikalisme! Bahwasenja: dengan macht mendapat concessie-concessie jang besar, zonder macht tidak mendapat concessie-concessie jang besar itu! Tetapi,-di dalam hal jang diselidiki sekarang ini, adakah kami jang mendjadi sebabnja? Indonesia buat sementara waktu misih mendjadi lapangnja imperialisme, misih belum terhindar dari exploitatienja buitenlandsch surpluskapitaal, misih ada kaum gula, kaum minjak, kaum tembakau, d.l.l., sebagai mitsalnja sekarang negeri Tiongkok atau Persia jang merdeka itu duaduanja bongkok menderitakan exploitatienja imperialisme asing! Percayalah Halimah," ujar Midun, "sekalipun waktu ayah akan beristri diizinkan oleh ibu Adik, tetapi di hati beliau sendiri tidaklah menerima dan tidak izin ayah Adik beristri itu. Adik nyata kurang tidur, sebab muka adik amat pucat saya lihat. Tetapi jika saya tidur, Udo jangan tidur pula, sebab di kapal banyak juga pencuri. Jika beliau bersuami pula, dan timbul lagi sesuatu hal yang menyedihkan, ia tak dapat tiada nyawa tentangannya. Setelah ibu bercerai dengan ayah Halimah, apakah sebabnya beliau tidak bersuami lagi?
Kiranya perkataan beliau itu benar jua. Orang sering mengira: kita barulah bisa menang kalau Rakyat Indonesia yang 60.000.000 jiwa itu semuanya sudah masuk suatu partai! Sebagai mempunyai kekuatan rahasia, sebagai mempunyai kekuatan penghidup, sebagai mempunyai aji-pancasona dan aji-candrabirawa, ia tidak bisa dibunuh dan malah makin lama makin tak terbilang pengikutnya! A yang sangat percaya kepada dukun B, tidak kayu janjang dikeping, tidak emas bungkal diasah, tidak air talang dipancung. Si A misalnya, pergi kepada dukun B memintakan guna-guna untuk suaminya. Saya berani bertaruh, tak dapat tiada ayah Adik sudah kena guna-guna. Tidak sedikit korban yang disebabkan guna-guna jahanam itu. Tapi, tahukah Anda bahwa semua permulaan itu sulit? Maka jangan heran jika setelah Anda makan buah melon, Anda merasa lebih rileks dan fokus. Anda harus tahu tiga dari empat rak di rak buku kami penuh dengan buku; yang keempat kita tetap terbuka untuk potret teman-teman kita dan oleh-oleh lainnya; jadi kami memiliki semua teman bersama. Bagaimana dan demokrasi yang harus dituliskan di atas bendera kita, - yang harus kita adakan di seberang jembatan-emas?
Comments
Post a Comment